SERBA SERBI SOSIAL MEDIA DAN PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA


Pada awalnya media sosial atau lebih lazim disebut sebagai sosmed dibuat dan dipergunakan untuk sarana penghubung antar individu yang tidak terbatas pada jarak dan waktu. Lahirnya sosial media merupakan perkembangan dari teknologi komunikasi konvensional seperti telepon atau pesan singkat. Dewasa ini nyaris setiap orang di Indonesia setidak tidaknya memiliki satu sosial media. Terlebih kaum remaja bisa memiliki lebih dari tiga social media yang berbeda. Hal ini dibuktikan seperti tertulis pada laman http://tekno.liputan6.com bahwa berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)  di tahun 2016 terdapat tiga social media yang paling banyak dikunjungi/ digunakan di Indonesia yaitu Blackberry Messenger, Facebook dan Instagram.

Dari ketiga sosial media yang paling banyak digunakan di Indonesia tersebut, ada ciri ciri atau kesamaan antara ketiganya. Berikut ini akan saya jelaskan :

  • Registrasi yang sangat mudah bahkan tidak sampai memakan waktu 30 menit.
  • Kemudahan untuk menambahkan teman atau jejaring yang dikehendaki tanpa ada kontrol sama sekali. Memungkinkan bahkan orang yang tidak dikenal sekalipun bisa masuk ke jejaring pertemanan.
  • Adanya fitur untuk mengganti nama tampilan dan juga gambar profil. Memungkinkan seseorang membuat identitas dunia maya nya sendiri tanpa perlu khawatir dengan identitas aslinya.
  • Adanya fitur untuk saling berbagi foto dan/atau video yang tentunya sangat dinikmati oleh generasi remaja khususnya.
  • Bahaya terbesar adalah menyebabkan kecanduan laiknya kecanduan rokok ataupun semacamnya.

 

Menariknya dari kesamaan kesamaan tersebut muncul dampak dampak negatif yang cenderung sama dan berkaitan satu sama lain yaitu :

  • Dampak negatif dari registrasi yang sangat mudah yaitu seseorang bisa membuat akun sosial media secara massal. Dan seperti yang marak dikabarkan tentang banyaknya berita hoax yang tersebar di social media maka akan sangat sulit bagi pemerintah untuk membatasi pergerakan pembuat berita hoax apabila pembuatan akun social media masih begitu mudahnya. Diharapkan developer social media yang bersangkutan lebih memperketat lagi aturan pembuatan akun baru social media.
  • Dampak negatif dari kemudahan membentuk suatu jaringan pertemanan yaitu seperti hal nya di dunia nyata di dunia maya pun pengaruh teman begitu besar. Baik buruknya perkembangan kita bisa disebabkan karena pergaulan. Jadi perlu dihimbau bagi pengguna social media untuk menambahkan teman yang memiliki minat yang sejenis dan tidak menerima pertemanan dari orang asing.
  • Dampak negatif dari kemudahan membuat identitas lain di social media sebenarnya hampir sama seperti poin pertama yaitu adanya peluang bagi oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebar fitnah atau yang lazim disebut sebagai hoax alias berita palsu. Dan sekali lagi peran developer social media sangat penting disini. Jangan hanya karena alasan kebebasan berekspresi maka segala aturan terkait pembuatan identitas diperlonggar. Harus tegas demi kemanan dan kenyamanan bersama agar teknologi bisa membawa ke arah positif.
  • Dampak negatif lainnya yaitu dari kemudahan berbagi foto dan/ atau video adalah bebasnya penyebaran hal hal berbau SARA dan asusila yang tentunya akan mengganggu perkembangan remaja pada khususnya. Kebebasan semacam itu perlu dibatasi secara tegas dan perlu semacam akses khusus untuk melihatnya.
  • Kecanduan sosial media bisa berakibat fatal terutama berkurangnya interaksi social secara real antara individu individu. Hal ini terangkum dalam laman health.kompas.com . Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas North Carolina di Chapel Hill dan NC State University yang melibatkan 487 remaja diambil kesimpulan bahwa remaja yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan pasangannya secara langsung (tanpa perantara social media) memiliki kompetensi untuk mengelola konflik dengan lebih baik dan juga mampu menyampaikan kebutuhan kebutuhannya dengan lebih baik dibandingkan pasangan yang berkomunikasi via sosial media.

 

Sekian pembahasan saya mengenai social media dan perkembangannya di Indonesia. Perlu kerjasama yang efektif antara developer social media, pemerintah dan juga pengguna itu sendiri untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan social media yang berlebihan. Ibaratnya social media adalah sebilah pisau tajam. Di tangan seorang chef handal maka akan mampu memotong bahan makanan secara praktis dan menghasilkan makanan yang enak dan berkualitas. Sebaliknya jika di tangan pembunuh bayaran maka pisau tajam itu akan berlumuran darah dan hanya akan medatangkan penderitaan.

Terima kasih dan sampai jumpa.

 

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Informasi dan tag , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke SERBA SERBI SOSIAL MEDIA DAN PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA

  1. Irvan Fauzi berkata:

    Kok tumben ngangkat yang kayak gini?
    Btw, bener bgt. Malahan 1 orang bisa punya 3 akun sosmed yg sama (katakanlah fb). Gara-gara mudahnya registrasi.

    Disukai oleh 1 orang

  2. febriminato berkata:

    Buat lomba… ayo ikutan juga

    Disukai oleh 1 orang

  3. anonimjeon berkata:

    Lomba apaan tuh?

    Suka

  4. febriminato berkata:

    Lomba artikel… coba aja… terakhir sabtu ini… itu tiap bulan pasti ada lomba

    Suka

  5. Amir Mahmud berkata:

    Tekhnologi emang membantu sekali,terutama tekhnologi informasi. Dengan tekhnologi, melakukan segala hal jadi lebih mudah. Bayangkan jika nggak ada listrik, mungkin kita bisa bisa berkarya, bener gak ?

    Disukai oleh 1 orang

  6. febriminato berkata:

    Iya bro amir… udah g bisa ngapa ngapain… kalo g ada internet sih masih mending….

    Suka

  7. anonimjeon berkata:

    yah baru baca wkwkw
    coba ah yang buat bulan depan. thanks infonya!

    Disukai oleh 1 orang

  8. dirga berkata:

    Berita hoax, penyakit internet saat ini, dan solusinya mungkin kembali pada masing-masing dalam mengolah informasi yang ada.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s