COSPLAY : CERITA DAN PENGALAMANKU


Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya terkait Cosplay dan event event berbau jejepangan tentunya. Karena tidak terasa telah setahun saya telah keranjingan event event cosplay. Nikmati cerita saya.

A to the Lay…. Alay

Kurang lebih setahun lalu, teman saya yaitu Ben, mengajak saya untuk menghadiri suatu acara yang katanya si Ben merupakan event Korea. Dan setelah saya cek di poster acara tersebut, ternyata acara itu adalah acara gabungan K-Pop dan Jejepangan. Termasuk ada cosplay disitu. Acaranya diselenggarakan di BG Junction Surabaya. Maka jadilah itu event cosplay pertama yang saya hadiri.

Wow, inikah yang namanya cosplayer itu? Saya merasa terkesan melihat betapa banyaknya cosplayer yang hadir dan tentu saja saya minta foto dong. Kekaguman saya akan cosplayer Kakashi saat itu, lucunya cosplayer anak yang menjadi Boruto juga kemeriahan acara tersebut masih tak dapat dilupakan hingga sekarang. Sungguh kenangan yang indah. Dan mulai saat itu saya menjadi ingin berfoto ria dengan cosplayer terutama cosplayer Naruto series.

Bulan berganti bulan, sudah banyak event cosplay yang saya datangi. Confess, Surabaya Japanese Festival, SOC Event, Surabaya Toys Fair, Clash, Anime Culture dll. Namun dari sekian banyak event cosplay itu yang paling berkesan adalah event cosplay di Surabaya Town Square yaitu Clash. Banyak sekali cosplayer yang bermunculan dan mereka ada yang memerankan karakter dari anime yang saya sukai. Sebut saja Judai Yuki (Yugioh GX), Soma (God Eater), Zero (Megaman), Sasuke (Naruto), dll. Aksi panggung cosplayer Saint Seiya vs Saint Taurus juga sangatlah memukau. Masih membekas di ingatan saya, bahkan hujan pun tak mampu membendung antusias para penikmat jejepangan saat itu.

Sempat terbesit di pikiran saya, untuk menjajal jadi cosplayer. Terutama ada teman cosplayer yaitu Meiru Hamu yang menyewakan kostumnya. Dan saya coba pinjam wig Judai Yuki dan Winged Kuribohnya (asumsi saya saat itu mustahil kostum Judai muat di tubuh gemuk saya). Jadilah saya saat itu bercosplay ngawur. Tapi yang penting have fun.

Sekitar bulan Mei 2016 di event Anicult saya memutuskan untuk bercosplay secara full. Meminjam kostum Judai Yuki maka jadilah saya sebagai Judes Yuki (nama dari si Devra Kaneki nih). Wah rasanya saya senang sekali. Meski bajunya sedikit kekecilan tapi tetap tidak masalah. Berbekal kartu kartu Yugioh fake saya menjadi sugesti bahwa akan ada yang berfoto dengan saya. Kenyataannya gagal total alias tak ada yang meminta foto.Namun saya tak berputus asa. Terlebih alasan saya bercosplay adalah have fun dan memperoleh pengalaman bercosplay itu sendiri.Juga demi kepentingan blog sih hehehe, buat bahan artikel.

Si Judes Yuki

Saya memutuskan untuk membuat( membeli) kostum saya sendiri yaitu kostum Organization XIII. Alasannya karena tidak ribet dan kelihatannya simpel. Yah habis sekitar 350 ribu untuk kostum itu. Mengenai wig dan weapon nya masih saya usahakan menyusul.

Oke jadi akan saya beberkan beberapa fakta tentang saya terkait kebiasaan saya di event cosplay :

1. Selalu datang awal karena mengincar foto stage/booth sebelum ada keramaian.

2. Mondar mandir ke tiap booth, biasanya cari gantungan kunci atau pin.

3. Lebih suka event indoor daripada outdoor, dan juga lebih suka event berbayar yang mana sebanding dengan kualitas dan pengalaman yang didapat (menurut saya).

4. Minimal berfoto dengan 10 orang cosplayer.

5. Bila berfoto jarang sekali tersenyum karena bahkan di kehidupan sehari hari jarang tersenyum (pengaruh sikon).

6. Tidak pernah menonton event cosplay hingga selesai.

7. Sejauh ini khilaf terbesar di event cosplay adalah membeli topeng Kakashi Anbu sebesar 150 ribu.

8. Terkadang saya mengingat ingat cosplayer ini dulunya memerankan apa (oh ini kan yang kemarin jadi kaneki, oh ini yang jadi sena eyeshield 21 dulu, oh ini yang jadi legend of dragoon, dll).

9. Terkadang rela tidak makan di event cosplay karena harga makanan dan minumannya tidak sesuai dengan prinsip Iritology. Saran membawa bekal sendiri dari teman saya Kumara Mahardika menurut saya sangat menarik.

10. Saya tak pernah peduli cosplayer itu fail atau sukses, bintang tamu atau bukan, bocah atau remaja atau bahkan dewasa. Karena menurut saya SEMUA ORANG BISA MENJADI COSPLAYER. Asal ada niat dan keyakinan juga sedikit modal (baik dari segi finansial ataupun pengetahuan). Juga jangan sombong sombong ya kalau diminta foto. Jangan seperti saya. Selalu memasang wajah jutek. Hahahaha.

Nah sekian laporan saya. Terima kasih dan mohon maaf bila ada kekurangan.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Cosplay dan tag , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke COSPLAY : CERITA DAN PENGALAMANKU

  1. Nekochan413 berkata:

    Kalau minato-san mulai kapan tertarik jadi cosplayer? *malah interview XD

    Disukai oleh 1 orang

  2. febriminato berkata:

    Setahun lalu… gara gara pinjam kostum yugioh ke temen…jadi pingin cosplay n pny kostum sendiri

    Suka

  3. Nekochan413 berkata:

    Hmm… kalau aku sebenarnya nggak tahu apa2 tentang cosplay, tapi setelah lihat cosplayer semuanya keren, malah jadi tertarik hehe…
    Tapi ya begitu, banyak alasan yang menghalangi seperti “dana yang terbatas” dan “larangan orang tua”, apalagi aku tinggal di “kota yang kecil” jadi kalau mau ke event harus jauh2 dulu. Padahal aku tertarik bangett 😥
    Eh maaf malah curhat :v

    Disukai oleh 1 orang

  4. febriminato berkata:

    Cosplay sekarang sewa kostum bisa… kalo cewek sewa kostum banyak yg sediain… semua orang bisa cosplay

    Disukai oleh 1 orang

  5. Nekochan413 berkata:

    Iya… 😀 mungkin kedepannya bakal coba

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s