MY YUGIOH MY LIFE


MY YUGIOH MY LIFE

Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman Yugioh saya. Karena Yugioh baik anime dan permainannya kurasa sudah menjadi bagian kehidupanku. Berikut ini ceritanya….

Awal kenal Yugioh bermula ketika saya duduk di kelas 5 SD, kira kira berumur 10 tahun. Diperkenalkan Yugioh oleh sepupu saya. Waktu itu serial Yugioh (Yugioh Duel Monster) tayang di stasiun televisi swasta milik Ketum Perindo (hehe), tayang setiap Minggu siang. Dari pandangan pertama saya langsung suka anime ini. Terlebih melihat rambut Yugi yang cool dan badass serta pertempuran antar monster yang sekilas mirip mirip video game. Maka sejak saat itu tiada minggu tanpa Yugioh.

Di waktu itu pula booming kartu-kartu Yugioh fake yang beredar di kantin kantin sekolah. Harganya Rp 500 – Rp 1.000 / lembar. Cukup terjangkau untuk anak anak SD masa itu. Bagiku tiada hari tanpa membeli kartu. Hingga tanpa terasa ratusan kartu telah kukoleksi. Iya benar, pastinya kartu kartu era Duelist Kingdom. Saat itu suatu kebanggaan besar apabila kartu koleksiku masuk TV. Wow keren (nah itu kartuku Gaia, tadi dipakai Yugi loh).

Saya juga mulai belajar permainan Yugioh dari anime nya (kalau di jaman sekarang jangan lihat animenya saja, belajar dari RULEBOOK itu hal yang sangat mutlak). Mulai apa itu dek, posisi Attack, posisi Defend. Tentunya saya belajar secara otodidak plus belajar dari sepupu saya. Jadi selepas nonton Yugioh saya langsung duel kecil- kecilan. Perlu kalian ketahui saat itu ruling Duelist Kingdom bukan menjadi rule Yugioh yang sebenarnya.

DOWNLOAD VOICE (YUGIOH DM 1st OPENING – Remaster Version) here

Mengenai teks kartunya yang berbahasa Inggris, mau tak mau saya mencoba untuk men-translate teks kartunya demi memahami efeknya. Translate kata per kata dan bisa dipastikan translate yang amburadul khas anak SD (woi bocah, Google Translate belum ada). Tapi dari sana saya bersyukur, saya sedikit demi sedikit belajar banyak kosakata English yang tentunya sangat membantu pembelajaran Bahasa Inggris bahkan hingga saat ini. Terima kasih Yugioh.

Bermain Yugioh dengan teman – teman SD sangatlah menyenangkan. Tukar menukar kartu dan hal asyik lainnya. Mencoba bermain Yugioh dengan Field Bonus yang ekstra ngawur (lampu mati main Yugioh ditemani lilin maka monster dengan attribute Fire ATK nya bertambah dong), mencoba main dengan Ante Rule (jangan ditiru), dll. Kesenangan itu sangatlah berkesan bagi saya dan perjalanan Yugioh saya berlanjut di SMP.

Di SMP inilah skill Yugioh saya semakin terasah. Saya bertemu dengan teman-teman duelist seperti Doni Fitrah Ajib dan Dimas Anggara. Yugioh menjadi sesuatu saat itu. Apalagi saat ada teman yang membawa komik Yugioh terbaru pasti menjadi rebutan. Masih teringat ketika ruangan kelas berubah layaknya arena Battle City. Semua anak laki laki bermain Yugioh. Dengan rule yang begitu ajaib seperti “Snatch Steal” yang tanpa tambahan Life Points, monster yang dicuri juga terkadang lupa tidak dikembalikan saat duel selesai, dll. Di waktu itu saya membuat dek gado-gado dengan Kartu Dewa sebagai ace nya. Saat itu summon Sang Dewa menjadi sesuatu yang sangat keren.

Oh ya koleksi kartuku juga bertambah banyak di masa ini, kurang lebih 700 lembar. Ada yang beli (fake tentunya) dan ada yang dapat dari kartu hibahan dari seorang teman. Juga ada yang dapat dari main tos-tosan dari anak kecil yang tidak tahu seperti apa ruling permainan Yugioh. Saat itu kartu favorit saya yaitu Great Maju Garzett, Jinzo, Buster Blader, Dark Magician, Dark Dust Spirit, dll. Komposisi dek saya juga sudah seimbang antara Monster, Spell dan Trap. Sayangnya saya belum memahami komposisi dek ideal berisi 40 lembar kartu. Saya membuat dek berisi 60 lembar kartu dengan alasan banyak kartu-kartu bagus yang sayang kalau tak dimasukkan ke dek.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Report, Yu-Gi-Oh dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke MY YUGIOH MY LIFE

  1. Ping balik: REPORT STATISTIK FEBRIMINATO (JULI 2016) | A Diary of Minato

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s