NARUTO FANFIC : RAMADHAN TRIP 05


NARUTO FANFIC : RAMADHAN TRIP 05

image

“Sholat itu lebih baik daripada tidur”
Kurasa itu merupakan hal yang sangat benar. Di saat subuh begini banyak orang langsung terlelap setelah sahur. Alangkah baiknya bila menunaikan sholat dulu.

Iwagakure. Desa yang khas dengan ornamen khas bebatuan. Mungkin mencerminkan sifat penduduknya yang berkemauan keras…atau …keras kepala..

“Yo, Sasuke, ngapain kemari?”
Datang seseorang yang menghampiriku. Cewek berperawakan kecil, kelihatannya sebaya dengan Shizune.
“Bagaimana kau tahu namaku?”
“Namamu telah terkenal di Iwagakure tahu. Terutama setelah kau membunuh Deidara itu. Oh ya aku Tsuchikage “.
“Oh.. Kurotsuchi ya. Maaf tentang Deidara. Saat itu aku tak punya pilihan lain.”
“Hei..hei.. kau tak melakukan kesalahan apapun. Lagipula Deidara sendiri yang melakukan bunuh diri. Huh, lagi lagi Seni nya memakan korban, kali ini dirinya sendiri”.
“Apa tidak apa apa kau berkeliaran sehabis Subuh tanpa pengawalan begini?”
“Hm.. aku bosan saja di kantor. Kerjaan numpuk. Suntuk. Sesekali jalan jalan sehabis Subuh sembari menghirup udara segar”.
“Sama seperti si bodoh itu”

“Hei.. ayo mampir ke rumahku. Saat pagi, aku akan mengajakmu jalan jalan keliling desa. Pasti capek kan jauh jauh dari Konoha ke sini”.
“Terima kasih atas penawaran anda, Tsuchikage”
“Hei hei, kita masih sebaya kan. Panggil saja aku Kuro. Paham ?”
“I..iya”.

……….

“Nah bagaimana Iwagakure ? Ga kalah sama Konoha kan ?”
“Aku setuju”
(Dalam hati aku bersyukur. Bersyukur karena desa desa telah bergerak maju. Pembangunan di segala aspek yang mengutamakan kesejahteraan rakyat. Mungkin inilah ideologi desa yang dimaksud Hashirama)
“Hei Kuro, aku lihat dari tadi tidak ada shinobi yang lalu lalang? Apa kau mengirim mereka semua ke suatu shinobi ? Atau kau merencanakan suatu hal busuk?”
“Payah, kau selalu berpikiran sempit. Lihat pakai Sharingan !!”

SHARINGAN !!
“Lihat ke arah penjual kembang api di arah barat”
“Lihat juga di arah jam 10, 5 dan 2.”

(Sulit kupercaya. Para pedagang kembang api dan mercon itu semuanya adalah shinobi dan kunoichi. Aku tahu berkat warna chakra mereka yang khas Shinobi. Apa maksudnya ini ?)

“Kau tahu kan julukan desa ini, Desa Ledakan, he he. Dan untuk Ramadhan ini selama sebulan para shinobi dan kunoichi dibebaskan dari misi. Dan sebagai gantinya mereka berjualan mercon dan kembang api. Boom, SENI ADALAH LEDAKAN !!”
“Hmm… tak kusangka akan mendengar kalimat itu lagi.”
“Bagaimana Sasuke… beli ya?”
“Oke..akan kubeli 2. Satu untuk anakku dan satu untuk Boruto . Pastikan yang berkualitas baik.”

“Sip”
“Eh.. Boruto ? Kenapa anak si Naruto juga ?”
“Bawel.. turuti saja. Pembeli adalah Raja”

(SIALLL… KALAU BUKAN SAHABAT SEORANG HOKAGE…PASTI SUDAH KUBUNUH ORANG INI…)

“Oh ya.. hampir lupa.. Sasuke..di minggu ke tiga Ramadhan akan ada kembang api raksasa yang akan diluncurkan. Jadi tinggallah disini. Oke…”

“Maaf aku harus pergi. Aku ada misi…”

“Payah”

“Tapi aku berjanji akan datang pada saat itu. Jadi sampai jumpa”

WUZZZ

BERSAMBUNG

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Naruto dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke NARUTO FANFIC : RAMADHAN TRIP 05

  1. Ping balik: REPORT STATISTIK FEBRIMINATO (JUNI 2016) | A Diary of Minato

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s