HUNTER X HUNTER FANFIC : RISE OF HUNTER


Fanfic tentang kisah Kite yang merupakan murid dari Ging.

HUNTER X HUNTER : RISE OF HUNTER
young kite
“GUKK GUKK”
“MIAOW MIAOW “
“Iya iya aku udah bangun nih.”
“Kalian benar benar teman terbaikku. Nah sekarang apa rencana kita ?”
“Gukk.. Gukk !!”
“Miaoww !!”
“Awk…awk !!”
“ Oke, seperti biasanya. Lets Go !! Ke Pasar”

 
Perkenalkan namaku adalah Kaito. Umurku 12 tahun. Mengenai asal usulku, ummm… gimana ya jujur aku nggak ingat. Yang kuingat adalah sejak kecil aku telah berteman dengan hewan-hewan. Yups, bagiku mereka adalah segalanya. Mereka lah yang setia menemaniku setiap hari. Mereka yang selalu menjagaku saat tidur. Dan banyak hal lainnya sih….
Oh ya perkenalkan juga teman-temanku, burung gagak ini bernama Peko. Kelihatan seram tapi bisa diandalkan. Yang anjing bernama Puki, bisa diandalkan sebagai bantal empuk hehehe. Lalu yang terakhir bernama Puka, kucing lucu yang sangat gesit.

 
(Di pasar)
“Miaw… miaw !!”
“Pergi kucing bodoh !! Tak ada ikan hari ini !! Huss huss !!”
“Miaw.. miaw !! “
“ Ayo Puka, buat dia marah, pancing dia agar lengah.”
“Hey Puki, ayo ambil ikan itu”
“KUCING SIALAN !! HUH !!”
“HEI ANJING, MAU MENCURI JUGA HUH !!”
“GUKK !! GUKK !!”
“Waduh, Puki ketahuan. Gawat !!”
“PEKO !! GILIRANMU !!”

 
Peko lalu menjatuhkan semacam batu, kurang lebih seukuran apel ke arah pedagang pelit itu. Aku tahu Peko pasti berhasil, sudah 3 kali ia selalu berhasil melakukannya. Tapi sayangnya ….
“CLEP !!”
Batu itu berhasil ditangkap pedagang itu. Padahal pedagang itu tidak melihat arah datang batu itu.
“Pencuri sekarang semakin nekat ya. Kurang ajar !!”
“NIH RASAIN BATU INI !!”
Pedagang itu hendak melempar batu ke Peko.

 
“HENTIKANNN !!”
Aku menabrakkan diri ke pedagang itu. Cukup untuk membuat batu yang digenggamnya terlepas.
“Pencuri bangsat. Berani juga kau.”
“Oh, jadi kau yang namanya Kaito, pencuri kecil yang terkenal itu.”
“Tolong jangan sakiti teman-temanku. Aku berjanji akan keluar dari kota ini. Tapi tolong beri saya ikan itu untuk bekal. Tolong pak !!”
Aku bersujud di hadapan orang itu. Aku tak punya pilihan lain. Semua demi menyambung hidup. Kurasa semua anak jalanan di seluruh dunia pasti pernah mencuri.Keberuntungan tak pernah berpihak pada orang kecil.

 
“PLAK !!”
Pedagang itu melemparkan ikan ke arahku
“Nah, ambil ikan itu dan enyahlah !!”
“Terima kasih pak !! Peko, Puki, Puka, kalian juga harus berterima kasih”
“Gukk..gukk.. Miaow..miaow.. Awkk ..Awk”

 

 

Kuputuskan untuk berpindah kota lagi. Tak baik bagi seorang pencuri untuk tinggal terlalu lama di suatu tempat.
image

Gorong-gorong. Itulah tempat tinggal kami di kota ini. Beristirahat sejenak dari lelahnya perjalanan. Dari peristiwa tadi pagi. Merajut asa untuk memulai esok hari. Lalu bermimpi agar kehidupan seperti ini bisa berubah.
“Puki, ayo sini, kamu kan bantal kesayanganku”
“Gukk ”
“Peko, Puka, ayo kalian juga tidur. Disini kelihatannya aman kok. Kita tidak perlu gantian jaga.”
“Miaw …Awk..awk.”
“ Huaaaahh… Perut udah kenyang tinggal tidur deh..”
ZZZZ….ZZZZZZZZZ…ZZZZZZZZ

 
(Keesokan harinya)
“Ayo teman-teman kita bangun, kita harus sukses hari ini !!”
“GUKK !!”
“MIAW !!”
“AWK.. AWK !!”
Dan pagi itu kami pergi ke pasar terdekat. Tapi rupanya kami keduluan oleh gerombolan yang berprofesi sama denganku, yaitu pencuri.
“AYO.. SERAHKAN ROTI ITU… KAMI BELUM SARAPAN NIH !!”
“IYA..PAK.. INI AMBIL TAPI AMPUNI SAYA !!”
Ibu itu mohon ampun tapi gerombolan pencuri itu tak bergeming malahan mereka merusak lapak ibu itu. Mereka terlalu berlebihan.
“Hei teman-teman, bagaimana kalau kita mencuri roti dari gerombolan tadi ? Yah itung itung kita kasih pelajaran buat mereka.”

 
SLAP !!
Maka aksi kami pun dimulai. Mencuri dari mereka bahkan lebih mudah dari mencuri di lapak atau toko. Itu karena mereka dalam kondisi linglung alias mabuk. Roti pun sudah kudapatkan. Tinggal kabur. Oh ya, aku lupa bilang, untuk anak seumuranku lariku sangatlah cepat. Kira kira 100 meter dalam 7 detik.
“PUKA !! PIKA !! PUKI !! AYO PULANG !! KITA SARAPAN ROTI INI !!”
“Gukk !! Awk awk !! Miaw !!”

gambar tidak sesuai dengan fanficnya… harap maklum ya

(Sesampainya di gorong gorong)
“Kelihatannya ada orang di dalam. Masa ada sih ?”
“Degg.. degg… SIAPA DISANA ?? JAWAB AKU ?”
“BERISIK !!!”
Ku melangkah ke arah suara tadi. Suara laki laki jelasnya.
Dan benar perkiranku. Ada laki-laki sedang terbaring.
“Ah.. apa yang kau lakukan di tempatku, Pak ?”
“Aku mau numpang tidur. Dah ….ZZZZZZ”
“ Ah.. dia sudah tidur.. Dasar !!”
“ Baju orang ini lusuh sekali. Apa dia gelandangan ??”
SREK …
“ Awk..awk “
“ Peko, apa ini ?”
Peko menyerahkan sesuatu padaku. Seperti kartu.

“Apa milik orang ini ya ? Ya sudah kusimpan dulu aja ah “
ZZZZ…ZZZZZ…KROOKK ….NGROKK …
“Pasti pak tua ini kelelahan. Kasihan juga”

 

 

Mulai besok semuanya akan berubah. Pertemuan Kaito dengan orang yang akan merubah hidupnya. Memburu asa….
BERSAMBUNG

Iklan
Pos ini dipublikasikan di fanfic, Hunter X Hunter dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke HUNTER X HUNTER FANFIC : RISE OF HUNTER

  1. Ping balik: REPORT STATISTIK FEBRIMINATO (MEI 2016) | A Diary of Minato

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s