A DIARY OF MINATO PART 6 : AM I DAD?


Ugh.. tempat apa ini?? kulihat sekelilingku hanyalah kegelapan.
Apa ini akhirat? Kushina… dimana dia??
Gwahaha… bodoh ini dalam perut anakmu tahu… dasar ayah payah!!
(Oh ya aku lupa… di saat terakhir aku menyusupkan sedikit chakra dan kesadaranku dalam tubuh Naruto… jadi aku bersama Kyuubi)
Kyuubi, mana Kushina? teriakku.

BODOHHHH!!MANA MUNGKIN AKU MEMBERITAHUMU.
Kyuubi tolonglah, aku bosan selalu seperti ini….
MATI KAU… BIJUU DAMA!!
Lambat… Hiraishin!!
FLASH!!
Dalam sekejap aku sampai di depan mata Kyuubi.
RASENGAN!!!
BANGSAT KAU… MINATO UAGHHH…
kenapa? kau bisa memakai Hiraishin, kapan kau menandainya??
Haah… inikan tubuh anakku… jadi aku bergerak bebas.. karena aku telah menandai Naruto saat kelahirannya…
HEI KYUUBI…KATAKAN MANA KUSHINA!!!ujarku.
KAU TAKKAN PUNYA PELUANG BERTEMU KUSHINA LAGI… TAPI ANAKMU BISA… SAAT IA MELEBIHI KAU DAN ISTRIMU…
SAYONARA KIROU SENKOU….
Melebihi aku dan Kushina???Naruto…
——————————————————————————
Aku cukup beruntung bisa melihat apa yg dilihat anakku… pengalaman anakku menjadi pengalamanku juga..
YEAH….
Anakku beruntung… berada di Tim yg dibawahi murid berbakatku, Kakashi..
ehem…semoga Kakashi tidak menjadi guru payah sepertiku…
ehem… rekan setimnya…
wah…Uchiha ya… Namanya Sasuke … pasti dia akan cepat akrab dengannya..
lalu.. Haruno Sakura… kok ingat Rin ya? hehe…

Semoga mereka selalu kompak…
Kakashi.. mungkin kau tak bisa mendengarku… tapi aku percayakan anakku padamu…jadikanlah ia shinobi yang bisa membanggakan kedua orang tuanya..
TESSS…
Tak terasa air mataku menetes…
Naruto…GANBATTE!!

Hmm…. tak kusangka banyak rookie berbakat di Ujian Chuunin kali ini. Wah Wah coba aku bisa ikutan lagi….
(Saat itu event dimana Orochimaru menyerang Sasuke dan Naruto. Naruto meski menggunakan chakra Kyuubi tetap bukan tandingan Sannin Ular. Sementara Sasuke memperoleh segel gaib joutai dari Orochimaru. Rupanya Orochimaru juga mengubah segel Kyuubi sehingga tak ada sedikitpun chakra Kyuubi yang merembes pada Naruto)
Guru Orochimaru… mengapa kau tega melakukan ini? SIALLL!
Tenang Minato… tenanglah… pasti ada yang bisa kulakukan untuk Naruto..n
Oh ya.. mengapa aku tak mengembalikan segelnya seperti semula.
(Aku segera menuju penjara Kyuubi tersegel)
Ini dia… ayo lakukan !!!!
(Sayangku usahaku sia sia. Tak ada perubahan berarti)
BODOH KAU MINATO!!MEMPERBAIKI SEGEL HARUS DARI LUAR!! TEPAT DIMANA TITIK PUSAT SEGEL ITU SENDIRI… YAITU PUSAR NARUTO!!!GWAHHAHAHA
Satu-satunya orang yang mengerti sistem segel ini adalah Guru Jiraiya..tapi ia kemana?? keluyuran dengan proyek Icha icha nya???
(Dalam hati ku berdoa. Tuhan, tolong pertemukan anakku dengan Guru Jiraiya. Hanya ia yang kurasa bisa menggantikanku sebagai figur ayah bagi Naruto)
——————————————————————————
(Rupanya doaku terkabul. Naruto bertemu Jiraiya. Tentu saja guru tahu ia adalah anakku. Guru Jiraiya juga menjadikan Naruto sebagai muridnya. Ia mengajari Naruto berbagai macam jurus. Yang gila ia mengajarinya Rasengan…SUGOI. Dan latihan demi latihan dijalani Naruto… Kurang lebih sudah 3 tahun masa latihan Naruto…)
Ayo Naruto, keluarkan chakra kyuubimu. Kita akan berlatih mengendalikannya. Kurasa kekuatan itu akan sangat berguna bagimu, kata Jiraiya.
Baik guru!!!, sahut Naruto
HYAAAAA!!!!
(Tubuh Naruto diselimuti chakra Kyuubi. Muncul satu ekor)
Gimana guru…kata Naruto)
KONSENTRASI NARUTO… KAU BISA LEBIH DARI INI…
Tapi guru, aku tak bisa mengeluarkan chakra lebih dari ini. Hanya saat genting.
CUKUP..
(Ah.. guru serius menyerang Naruto. Tapi ini beresiko besar guru!! Kalau gagal…)
JLEPP…
(Jiraiya memukul Naruto tepat di perutnya.. Lalu ia mencoba membuka segel..KAI!!!)
(Chakra merah yang menyelimuti Naruto menjadi semakib pekat. Kemudian Naruto menghempaskan gelombang chakra yang sangat dahsyat..)
NARUTO!!! FOKUS!!!, kata Jiraiya.
Terlambat… Naruto menyerang dari kejauhan dengan kibasan ekornya.. Guru Jiraiya tak bisa mengelak)
Baru emp…(empat), lirih Jiraiya sebelum roboh.
(Kunci untuk membuka segel telah kuserahkan pada guru. Meski kali ini gagal, tapi aku yakin Naruto pasti bisa. Mungkin nanti…)
(Berbagai peristiwa telah dialami anakku. Pertemuan dengan Sasuke, Penciptaan jurus baru yang super keren, dan berhasil mengalahkan anggota Akatsuki. Nak, andai ayah ada di sampingmu, pasti akan kuelu-elukan kau. Aku akan dengan bangga berkata “inilah anakku”. Tapi hanya berkhayal hal itu akan terjadi.)

——————————————————————————
(Nak, ayah tahu ini sulit bagimu, tapi percayalah kesempatanmu untuk membawa Sasuke lagi pasti datang. Kau hanya perlu berlatih lebih giat dengan guru Jiraiya.)
Naruto, ada yang ingin kubicarakan denganmu, kata Kakashi.
Apa guru? apa info tentang Sasuke ya? kata Naruto.
Sejujurnya ini tentang gurumu, Jiraiya..”, lirih Kakashi.
Oh guru sudah pulang dari Amegakure? Jadi pimpinan Akatsuki berhasil dikalahkan ya? Bagus berarti kita bisa mulai latihan lagi!!!, kata Naruto
Naruto…maaf..Jiraiya kalah… dan wafat, lirih Kakashi.
Guru Kakashi, kau bohong kan? Mustahil guru yg merupakan Trio Sannin mati.. Bohong..BOHONG..!!!!, teriak Naruto.
Dengar Naruto, aku juga pernah mengalami hal yang sama saat kematian guruku… Ini semua adalah takdir shinobi…Semua yang hidup pasti mengalami ajal…
Bagiku guru Jiraiya …. sudah kuanggap orang tuaku sendiri… aku sekarang… aku….HUHUHU… , tangis Naruto.
Naruto, tegarkan dirimu. Kalau tetap begini, kau hanyalah tetap anak kecil. Sekarang ukir Tekad Api Jiraiya pada dirimu dan jangan sia-siakan kematiannya.
Guru Kakashi…Terima Kasih… Aku Uzumaki Naruto.. akan membalas dendam pada ketua Akatsuki sialan itu… kematian guru takkan sia-sia. Inilah tekad apiku!!!
(Rasanya ada yang aneh… Pain memanggil Guru Jiraiya sebagai sensei.. apa dia juga murid Jiraiya sepertiku? apa ia yang dimaksud guru sebagai Anak dalam Ramalan. Rasa-rasanya ia tidak benar benar berniat membunuh guru)
Lebih dari 1 bulan….
(Nak, sungguh kau telah melebihiku. Kau menguasai Sennin mode seperti Guru Jiraiya, bahkan melebihinya. Tuhan, ijinkanlah aku bertemu anakku yang telah remaja ini..)

Itulah ketika temanmu mati di depan matamu, penderitaan selalu sama…, kata Pain.
Hinata!!! ugh… AWAS KAU!!!!

(Ah… gawat Naruto lepas kendali. Tenangkan dirimu Nak.
Sial percuma saja… Ekor 6… ini gila. WOII… Kakashi.. Yamato… lakukan sesuatu)
TERLAMBAT!!!

(Mengerikan… Kemarahan Naruto terlalu besar… sial, kalau begini tinggal menunggu waktu sampai Kyuubi lepas)

Tiba-tiba muncul Naruto tepat di hadapanku. Jelas ia tak mengenaliku sebagai ayahnya. Tatapan matanya kosong. Kemudian ia menuju gerbang tempat Kyuubi tersegel….

NARUTO !!!! Ini aku ayahmu, nak…
Tapi tetap saja Naruto tak bergeming. Lalu ia menyentuh kertas segel Kyuubi dan berniat merobeknya.

HIRAISHIN….FLASH…
CLapp..
Ini dimana ??? bukannya aku sedang menghadapi Pain ?? Lalu kenapa ada Hokage Keempat disini?Aneh….
Naruto… aku ayahmu… Namikaze Minato yang kau panggil tadi Hokage Keempat, kataku.
A..yah…Ho…ka..ge..
GROWWW… MINATO…HAMPIR SAJA AKU LEPAS… BANGSAT KAU!!!
Yang di belakang ramai ya, kita pindah tempat yuk, ajakku ke Naruto.
CLAP…
Kami berada di ruangan yang berbeda sekarang. Hanya aku dan anakku….
Naruto… Kau…
JLEPPP…
Ia memukulku dengan sangat keras.. tepat di perutku
AYAH MACAM APA KAU INI… KENAPA KAU TEGA MENYEGEL MONSTER DALAM TUBUH ANAKMU SENDIRI… GARA GARA KAU AKU MENDERITA TAHU!!!
Maaf Naruto…Ayah minta maaf. Mungkin aku tak pantas kau panggil ‘Ayah’.
Tak apa… Sudah terlanjur.. Lagian aku senang ayahku seorang Hokage, kata Naruto.
(Kushina… ia benar-benar anak kita)
(Secara singkat kuceritakan tentang Pain, Pria Bertopeng dan tentang Kekacauan dunia shinobi. Inginnya aku lebih ingin lebih lama dengan Naruto. Sayangnya…)
Nak… akan kuperbaiki segelmu… Ini yang terakhir…
Tapi pertemuan kita ini tentunya bukan yang terakhir ya kan Yah.., kata Naruto.
Kita akan segera bertemu lagi… Itu pasti..
Nah sekarang kembalilah bertarung… Tunjukkan pada semuanya bahwa kau adalah shinobi yang mewarisi Tekad Api Yondaime Hokage!!
YOSSHH!!!IKUZE!!! Sayonara Oto-san…..

</a
yang mau tukeran pin ini :5274EEA3

HIGH HEELS OKE DISINI

Iklan
Pos ini dipublikasikan di fanfic, Naruto dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s