KINGDOM HEARTS : ROXAS’S DIARY PART 2


sad roxas

Hari ke-117, Special Nobody

Hari ini aku pergi misi dengan Xigbar, sementara Axel menjalankan misi dengan Xion.

Xigbar berkata bahwa aku dan Xion adalah Nobody yang unik. Apa karena kita dapat menggunakan Keyblade?

Hari ini aku tak pergi ke menara jam karena misi hari ini begitu melelahkan. Apa Axel dan Xion juga begitu?

Kilasan gambar itu muncul kembali. Anak laki-laki berbaju merah… Ada apa gerangan? Mungkin saat Xigbar menyebutku “unik” mungkin sebenarnya berarti “aneh”.

Apa Xion juga mengalami hal sepertiku? Akan kutanyakan padanya nanti.

Hari ke-118, Liburan

Roxas-Xion-roxas-x-xion-24684339-533-400

Hari ini adalah liburan pertamaku. Aku bingung apa yang harus kulakukan. Axel menyuruhku untuk melakukan hal-hal yang kusukai, tapi hal yang kusukai hanya makan es krim dengan teman-temanku, itu saja.

Besok Axel pergi untuk melaksanakan misi. Jadi ingat, stik es krim WINNER ku belum kuberikan padanya.

Hari ke-119, Sesuatu untuk Dilindungi

Lama sekali Axel pergi. Hanya tinggal aku dan Xion makan es krim di menara jam.

Saat aku dan Xaldin menjelajahi Kastil Beast, kita menemukan sesuatu yang ingin dilindungi Beast… Xaldin berkata hal itu adalah kelemahannya, tapi aku tak yakin. Mengapa harus peduli akan hal itu? Kepalaku serasa pusing memikirkannya.

Hari ke-149, PEMENANG

Hari ini aku melaksanakan misi ke dunia baru. Tempatnya aneh. Setelah misi aku pergi ke menara jam dan ternyata Axel telah kembali. Tapi sayangnya kali ini Xion tak datang.

Sebenarnya ingin kutunjukkan stik WINNER pada Axel, tapi sebaiknya kutunggu sampai aku dapat stik WINNER lagi. Tak lengkap rasanya bila tanpa Xion.

Hari ke-150, Terlalu Berharga untuk Hilang

Hari ini Xion tak datang lagi ke menara jam. Kulihat tadi Xion dan Saix melakukan semacam pembicaraan.

Axel dan aku berbicara tentang sesuatu yang harus kita pertahankan. Axel berkata, sebagai Nobody, hal itu adalah masa lalu, karena dengan hal itu kita ingat penderitaan akan kehilangan sesuatu yang berharga. Aku tak ingat akan masa laluku, tapi aku tak bisa membayangkan seandainya aku harus kehilangan Axel dan Xion.

Hari ke-151, Yang Membuat Kita Berbeda

KHDays-riku-vs-xion

Kukejar Xion di Twilight Town. Kurasa Xion mengalami hari yang buruk, dan hal itu membuatnya sedih.

Setelahnya kami menuju menara jam. Ia berkata bahwa aku dan dia berbeda, tapi aku bingung apa yang ia maksud. Apa yang ia pikirkan tak sama dengan yang kupikirkan.

Hari ke-152, Aku Tak Bisa

Kupikir Xion marah padaku, tapi aku tak tahu mengapa. Axel berkata bahwa perempuan sangatlah kompleks. Sedikit saja kesalahan maka semua akan berantakan. Jadi apa yang harus kulakukan?

Hari ke-153, Hampa

Sulit sekali untuk bertemu Xion, juga Axel kelihatannya sibuk akhir-akhir ini. Terpaksa aku harus makan es krim sendirian. Tapi rasanya sangatlah berbeda, makan sendiri dengan makan bersama mereka. Terasa hampa.

Kapan aku bisa bertemu Xion untuk menanyakan tentang kilasan gambar aneh tersebut? Aku benar-benar tak tahu apa yang harus kulakukan.

Hari ke-171, Apa itu Cinta?

Saat misi di Kastil Beast, Xaldin bercerita padaku tentang apa itu “cinta” dan kekuatannya yang menggerakkan manusia.

Kucoba bertanya pada Axel, tapi penjelasannya tak bisa kupahami. Setiap kali kutanyakan tentang hal ini, ia berkata bahwa aku butuh hati untuk bisa memahaminya. Kelihatannya Axel seperti mengelak dari pertanyaanku.

Hari ke-172, Xion Pingsan

Xion gagal menjalankan misinya dan ia jatuh pingsan. Kukira mereka berbohong,tapi setelah kulihat Xion, ternyata benar ia pingsan dan tertidur pulas. Kuletakkan kerang di bawah bantalnya, seperti yang Xion lakukan padaku dulu.

Saix kelihatan membencinya. Aku tak tahu mengapa. Mungkin Saix tahu lebih banyak tentangnya daripada anggota Organization lainnya.

Lagi-lagi kilasan gambar itu muncul lagi di kepalaku saat misi hari ini. Seperti biasanya, anak laki-laki berbaju merah. Aku pikir anak itu pernah pergi ke Wonderland. Aku masih mengira-ngira apa yang sebenarnya yang kulihat.

Hari ke-173, Membereskan Masalah

Kuputuskan untuk bekerja lebih keras selagi Xion tertidur untuk membereskan masalah. Axel berkata bahwa ia telah bertanya pada Saix tentang Xion, tetapi Saix tak menanggapinya. Axel berkata mungkin Saix memiliki pemikiran sendiri mengapa ia memanggil Xion “si payah”.

Kuharap masalah ini segera berakhir.

Hari ke-174, Kerang Untuknya

Xion belum juga siuman, sehingga aku memikul tanggung jawab ekstra karena melaksanakan misi lebih banyak.

Aku dan Axel berbicara tentang hal-hal yang lucu kali ini. Setelah kami kembali ke markas, aku meninggalkan kerang di bawah bantal Xion. Akan menyenangkan bila dapat melihat senyumnya lagi.

Kilasan gambar itu kembali muncul di kepalaku saat misi di Neverland. Dan saat aku terbang, seakan-akan aku pernah melakukannya sebelumnya. Apa anak berbaju merah itu juga pernah terbang?

Hari ke-193, Sahabat Sejati

Xion sudah siuman. Kita bertiga makan es krim setelah misi, tapi Xion jatuh pingsan lagi. Jadi aku dan Axel membawanya kembali ke markas.

Aku berbicara dengan Axel di kamar Xion sampai Xion siuman. Axel berkata kita bertiga adalah sahabat sejati, takkan terpisahkan.

Hari ke-194, Meskipun Jauh

Kita bertiga selalu pergi ke tempat itu setelah misi. Kadang Axel dan Xion datang duluan, kadang aku yang datang duluan.

Hari-hari kita semakin sibuk, jadi kita tak bisa berkumpul setiap hari. Tapi meskipun mereka tak bersamaku, tapi aku yakin kita pasti berkumpul lagi.

Aku lupa untuk bertanya pada Xion tentang kilasan gambar itu… Selalu anak laki-laki berbaju merah. Siapa dia? Apa urusannya denganku?

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kingdom Hearts dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s